Rabu, 09 Maret 2011

T.T

09 februari 2011

sediih......
aku dianggap g' ada.......
apa coba salahku????
ini murni bwt tugas.........
please..........
jangan dicampuri masalah pribadi...........
gimana tugas mo selesei..........
kerja sama aja g' mau..........
namanya juga kerja kelompok khan????
kenapa dia g' ngerti?
benci ama aku????
iya...okey.......
aku g' papa.
tapi tlong jangan campuri rasa benci itu dengan tugas kali ini............
bkan cma aku dan dia yang memerlukan nilai...
tapi ada anggota lain.........
kenapa dia malah begini sih?????
apa sih salahku????

Jumat, 11 Februari 2011

studi kolaboratif yang tak bisa terlupakan

8-9 februari 2010
huah,,,,,,
sayang bgt........
studi kolaboratif yg super seru and menyibukkan cma 2 hari 1 malam..............
padahal cuman sebentar.....
tapi ribuan pengalaman q dapatkan..........
dari yang menyenangkan,,,,
menyebalkan,,,,,,,,,,
menyedihkan,,,,,,,,
sampe yang menantang nyawa,,......
seruuu bgt........
sholat di sarang penyamun,,,,
antre kamar mandi yang menyebalkan,,,,,,,]
sampe hruz menantang nyawa demi kembali ke bungalow,,,,,,,,,,
bungalow yang paling pojok,,,,,,,
sampe malam pengakraban yang menyenangkan............
semuanya g' bsa ditulis satu persatu,,,,,,,,,
Cibodas yang super keren,,,,,,,
dingin,,,,,
tapi seru,,,,,,,,
Puncak yang oks bgt pemandangannya,,,,,,,,,,,
sampe kamera yang habis baterainya,,,,,,,,
ke waduk jatiluhur,,,,,,
tambah wawasan,,,,,,,,
pesiar keliling waduk,...
dapat ilmu ttg satelit dan ttg Indosat..........
sampe ke Plered,
 bwt keramik hias,,,
finishing..........
wawasan yang tak ternilai harganya telah bnyk q dapatkan dari studi kolaboratif ini,,,,,,
diakhiri dengan makan besar 1 angkatan di restoran sunda.........

ini menyenangkan..........
sekaligus melelahkan........

Sabtu, 29 Januari 2011

Jeritan Hati Anak Palestina

                   Jeritan Hati Anak-anak Palestina

Dalam rintik hujan ini,
Aku mendengar tangisan mereka,
Jeritan mereka,
Seruan mereka,
Anak-anak Palestina.

Seruan itu semakin jelas kudengar,
“Dimana kalian, saudaraku di mana kalian?”
“Jangan lupakan kami, saudaraku. jangan lupakan kami!”
“Kami menunggumu saudaraku!”
“Kami menunggumu!“
“Kami akan selalu mennggumu!”

Hatiku teriris-iris,
Sebab pada hari ini begitu banyak umat muslim sedang menikmati tidurnya,
Sedang di belahan bumi lainnya, umat muslim tak mampu bahkan dipaksa untuk tetap terjaga.

Sebab pada hari ini begitu banyak pikiran dan pendengaran umat muslim sedang hanyut dalam keindahan dunia,
Sedang di belahan bumi lainnya, mereka dihibur oleh suara bom dan letupan senjata.

Sebab pada hari ini begitu banyak umat muslim sedang tertawa ria,
Sedang di belahan bumi lainnya, wanita dan anak-anak Palestina tak punya lagi air mata untuk diteteskan, Apalagi untuk tertawa?

Hatiku begitu tersayat-sayat,
Sebab kedua kaki ini hanya mampu melangkah dari Masjid Raya menuju Mandala,
Ia tak mampu sampai ke bumi jihad Palestina berdiri tegak menyelamatkan Al Aqsa.

Sebab kepalan tangan ini hanya mampu membumbung ke angkasa menggemakan takbir pada-Nya,
Ia tak mampu mengangkat senjata dan mengarahkannya ke musuh-musuh yang telah membuat para wanita dan anak Palestina begitu menderita.

Sebab suara lantang ini hanya mampu menggema melawan suara kendaraan di sepanjang jalan sana,
Ia tak mampu berteriak seperti mujahid Palestina di hadapan tank-tank baja.

Wahai Allah,
Pada hari ini kami sedang berbaris di depan jalan sebuah kota,
Jumlah kami mungkin tak banyak, Namun ghirah kami ribuan kali lebih besar dari sekadar nyali para pengecut yang ingin merebut Al Aqsa.

Wahai Allah,
Sampaikan doa dan salam jihad kami kepada mujahid/mujahidah Palestina,
Turunkan bala tentara-Mu sebagaimana tentara perang Badar di bumi jihad Palestina,
Himpunkan dan satukan ghirah kami dalam ruh-ruh mereka yang sedang berjuang di bumi jihad Palestina.

Maka saksikanlah oleh kalian,
Wahai musuh-musuh Allah!
Bahwa ghirah mujahid/mujahidah Palestina hari ini dan akan datang,
Ribuan bahkan jutaan kali lebih dahsyat dari hari sebelumnya,
Kekuatan mereka akan bertambah dan terus bertambah,
Hingga kalian tak‘kan mampu menghitung jumlahnya,
Hingga dari setiap kesyahidan 1 mujahid/mujahidah akan muncul 1000 mujahid/mujahidah baru meneruskan perjuangan mereka,
Hingga bumi pun bergetar menahan derap langkah mereka.

Ketahuilah wahai Israel La’natullah,
Sebutir peluru yang menembus dada seorang mujahid/mujahidah,
Selalu menjadi senyum kemenangan di wajahnya.

Sebab,
Jihad adalah jalan juang kami,
Dan syahid di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi.
Perjuangan ini tak‘kan pernah berhenti...!

Rabu, 12 Januari 2011

cuma temen ya?????

perasaan ini........
salah g'sih........
cuma temen.......
dia bilang cma temen.......
kita cma temen.........
huah,,,,,,,,,
cape' ngedengerin nya........
masa' cma krn gw seorang temen,,,,
dia dgn seenaknya ngebohongi gw????
klw mang takut gw marah,,, jangan kayak gini sih....
mang gw yg salah dgn perasaan ini..........

begitu menyebalkan.........................

huah............ T.T
dia begitu menyebalkan...........
kalau mang g' suka jgn kyk gitu dounk.........
sangat2 menyebalkan.........
kalau emang ngebenci gw,,, bilang yg jujur dounk,,,,,,,,,,,, yang gentle.........
dasar pengecut klw cma di belakang doang........
g' perlu gitu juga kali..........
jujur aja.......................
kenapa mesti bohong.........
huh..........